Kasus LHI Sasaran Antara, Utama Bubarkan PKS
Jalan praperadilan mungkin bisa dilakukan, mengingat setiap orang berhak atas dasar apa ia dipersangkakan. Ini hak azazi paling dasar.
Jika memang PKS mau melawan KPK, jangan tanggung-tanggung. Ibarat perang, organisasi serangan harus mantap.
Sekali ambil keputusan, jangan ragu apalagi sampai memikirkan citra yang selalu didengung-dengungkan ICW.
Dari awal kami sudah diduga bahwa kasus LHI adalah sasaran antara.
Target utama KPK sebenarnya PKS. Namun KPK bersembunyi dibalik kesan mengejar oknum2 di PKS.
Para pendukung KPK seperti ICW selalu menggiring respons PKS selalu begitu. PKS didorong jangan bela kader karena berjanji antikorupsi.
Dari pengenaan TPPU sebenarnya sudah terlihat sasaran KPK sebenarnya apa dan siapa?
Padahal pengenaan TPPU mengharuskan adanya predicate crime. Dalam kasus LHI predicate crime nya suap.
Suap yang sebenarnya belum sampai. Jadi tak masuk akal pula ada TPPU dalam kasus LHI ini.
Namun kejanggalan TPPU pada kasus LHI tertutupi karena dalam kasus Djoko Susilo juga dikenakan TPPU.
Opini yang tercipta, bila Djoko Susilo bisa dikenakan TPPU mengapa LHI tidak. Orang awam ini banyak tak mengerti.
Padahal kasus Djoko Susilo beda dengan kasus LHI. Kasus Djoko jelas predicate crime nya perkara simulator SIM.
Sangkaan TPPU bisa dikenakan pada Djoko pada harta yang diperolehnya setelah proyek simulator.
Pada kasus Djoko, pengenaan TPPU bisa sepanjang pada harta yang diperoleh Djoko setelah proyek simulator.
Pada kasus LHI, logikanya pengejaran harta LHI pada harta yang diperoleh setelah AF ditangkap KPK di Le Meridien.
Disinilah anehnya langkah KPK dalam kasus LHI. Kejar kemana2 sehingga tercipta opini merusak PKS.
Pengajuan pembubaran itu akan dilakukan seseorang yang meneruskan jalan yang sudah dibuka KPK.
KPK tak akan lakukan upaya pembubaran sendiri. Tapi hanya membuka jalan. Langkah berikutnya dilakukan pihak lain.
Pernyataan ICW soal pembubaran PKS bila terbukti TPPU, satu skenario dengan proyek pembubaran PKS.
Isu TPPU dan pembubaran PKS ini bila dibiarkan akan menjadi bola api.
PKS tidak ada pilihan harus melawan. Semoga dewan syuro PKS bisa membuat keputusan strategis yang bisa menyelamatkan PKS dari mainan ini.
Siapa Fathanah (bag.2)
Dugaan bahwa Fathanah atau Olong ini adalah asset atau agen yang disusupkan pihak tertentu ke PKS bukan tanpa dasar. Indikasinya kuat.
Sayangnya dubes Australia untuk Indonesia Mr. Greg Moriarty tidak pernah bersedia dikonfirmasi. Wajar. Mana ada negara asing yang mau akui.
Olong adalah eks Napi di LP Australia karena menyelundupkan 353 imigran gelap, mayoritas Irak pada tahun 1999.
Fathanah atau Olong setelah lama menjadi buronan interpol tertangkap di Thailand tahun 2008, dia dideportasi ke Australia. Hadapi ancaman hukum penjara 20 thn.
Olong/Fathanah kemudian diketahui hanya jalani hukuman tidak sampai 3 thn di penjara. Alasan resmi pemerintah Australia : Olong diampuni.
Alasan resmi pengampunan : Olong mengaku bersalah, minta maaf, bukan motif cari untung.
Motif sebenarnya : ada deal khusus Olong-Aussie.
Deal khusus Olong-Aussie itu mudah ditebak. Aussie butuh "asset" untuk bantu operasi intelejen di RI khususnya di komunitas Islam Indonesia.
Sejak peristiwa Bom Bali dan Kuningan (Aussie Embassy), Australia lipat gandakan sumber daya dan operasional intelejen khususnya di RI.
Bahkan Aussie tak sungkan2 bantu dana hibah ke RI. Sudah ratusan juta AUS$ dikucurkan ke RI untuk program2 terkait pemberantasan Terorisme.
Selain dana yang besar dihibahkah ke RI, bantuan teknis & non teknis juga selalu diberikan untuk RI. Semua ini pre-emptive bahaya terorisme.
Seperti halnya AS pasca 9/11 WTC, kebijakan Aussie terhadap Global Terroristme sama. Pindahkan medan perang terhadap terrorist ke negara asalnya.
Sehari sebelum LHI digelandang KPK, Dubes AS berkunjung ke KPK.
link-> kedatangan dubes as ke kpk
Olong alias Fathanah adalah salah satu mata rantai atau bagian dari grand strategy Aussie dalam perang melawan terorisme. Kenapa Olong?
Aussie tak akan mau rekrut Olong jika dinilai tak layak jadi asset. Olong akan dibiarkan membusuk mati di penjara. Tapi Olong bernilai.
Jaringan & relasi Olong di komunitas Islam cukup luas. Dia teman sekolah, sekampung, dekat, punya akses bagus ke petinggi PKS".
Kenapa mesti PKS? Kenapa tidak ke ormas, partai, organisasi atau komunitas Islam lainnya? Karena Olong paling efektif jika "ditanam" di PKS.
Juga karena partai, ormas, organisasi, komunitas Islam lainnya sudah ada "asset2" yang disusupkan. Mereka ada dimana2. Hal yang sangat biasa contohnya organisasi JIL.
Seseorang bisa saja jadi asset tanpa disadari. Tidak disadar sudah direkrut untuk kepentingan pihak luar. Namun, untuk Olong, tentu beda. Dia sadar.
Kedua : Untuk menghancurkan target (organisasi tempat dia ditanam). Ketiga : Deception atau pengalihan. Mengacaukan. Disinformasi, kontra.
Bagaimana dengan Fathonah/Olong? Dengan pelajari modus operandinya, jelas sekali bahwa Olong dijadikan asset untuk "menghancurkan PKS.
Modus Operandi Olong : masuk ke lingkaran inti kekuasaan PKS dengan mendekati LHI, Presiden PKS. Jauh sebelum LHI jadi Presiden PKS.
Strateginya dengan "menjual" hubungan emosional yang sudah ada sejak lama antara Olong dan LHI. Diperkuat dengan jalinan bisnis yang menguntungkan.
Modus berikutnya : menabur dan tinggalkan jejak kotor dimana2. Tentu tanpa sepengetahuan LHI dan elit2 PKS lainnya. Termasuk Anis Matta.
Di depan LHI, Anis Matta, elit2 PKS lain, Olong alias Fathanah ini PASTI bersikap dan perilaku terpuji, "al amin". Terpercaya. Amanah.
Tetapi, diluar sepengetahuan elit PKS, Olong punya dunia lain. Dia ciptakan dunia paradoks, kontras, beda 180% dengan dunianya di PKS.
Dia ciptakan, tabur, tinggalkan sebanyak mungkin "JEJAK KOTOR" yang nantinya akan mudah ditracing oleh KPK. Polri, kejaksaan dll.
Apakah Olong "bekerja sendiri" ? Tentu tidak. Seorang asset tidak mungkin bekerja sendiri. Dia didukung sebuah tim, baik langsung atau tidak".
Dalam operasi intelejen pasti ada person/ pihak penghubung ke "asset" seperti Olong / Fathanah ini. Juga ada pihak/person pemutus (Cut).
Pihak Penghubung tugasnya adalah
1) memberikan perintah
2) memasok logistik (uang, fasilitas dll)
3) beri info yang dibutuhkan asset.
4) menerima informasi dari asset
5) membantu menyelesaikan atau solusi masalah2 yang dihadapi asset, dst.
Untuk mengetahui Olong ini asset siapa? Bekerja untuk kepentingan siapa, PKS harus melakukan operasi kontraintelejen. Secepatnya.
Modus berikutnya : ketika Olong "ditangkap" KPK, saat itu adalah awal dari tahap 2 atau penghancuran total terhadap PKS.
Ada beberapa peristiwa penting yang terjadi "KEBETULAN" pada saat Olong/Fathanah ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan KPK. Apa saja itu?
Peristiwa "KEBETULAN" yang mendahului, sedang terjadi dan akan terjadi, saat Olong mulai beraksi (ditangkap KPK) adlalah :
1) SBY ke LN
2) SBY, PD dan Cikeas lagi "dihujat", dikecam, dikritik habis2an terkait hasil KLB Bali
3) Kasus Korupsi Cikeas sedang didesak diusut KPK.
4) Kasus Sprindik sedang diusut dan berakhir antiklimaks
5) kecurigaan KPK sudah ditaklukan dan jadi alat politik represif istana terendus.
Dan banyak lagi peristiwa2/fakta2 yang ada saat Peran Olong sebagai Penghancur PKS mulai diaktifkan. Cermati saja. Watch out. Waspadalah.
"JEJAK KOTOR" Olong yang sengaja diciptakan dan ditaburkan, mulai diangkat ke publik satu per satu. Diblow up besar2an di media. Efektif!
Media2 tertentu sudah dipesan, dibayar untuk jadi "motor" pencipta, penggerak dan penggiring OPINI NEGATIF ke publik dengan strategi Khusus.
Mari kita Cermati : Olong >> Korup, Royal, Boros, Hedonis, Meterialis, Wanita2, Seks, Playboy, Amoral >> PKS >> Partai Islam >> Islam.
Tujuan antara >> PKS Hancur.
Tujuan akhir >> pelemahan Islam sebagai identitas, nilai2, komunitas dan agama >> MISSION HAS ACCOMPLISHED.
Olong berkawan dengan Oyom/BIN pos wilayah Sumut. Untuk mengetahui Olong ini asset siapa? Bekerja untuk siapa?
Untuk mengetahui untuk kepentingan siapa Olong bekerja, mudah saja. Lihat saja media2 tertentu yang menggoreng habis/blow up isu2 Olong tersebut.
Lihatlah bagaimana "jejak2 kotor" yang sudah dipersiapkan Olong itu kemudian diblow up habis2an oleh media yang mayoritas liberal dan anti pergerakan Islam untuk BENTUK OPINI.
Pesan : Hati2, cermati, be smart and wisdom memandang Kasus Olong dan LHI ini. Fokus saja. Jangan terperdaya.
Kenapa PKS jadi target? PKS = Partai "Islam" terkuat, terbesar, tersolid, kader militan, pny prospek jadi partai penguasa= BAHAYA.
Tiap kesukaran ada kemudahan, setiap masalah ada hikmah. PKS harus introspeksi & bersih diri, perkuat diri. Istiqomah.
Penetapan Tersangka Tanpa Didahului Pemeriksaan Dinilai Aneh
Penetapan anggota DPR Komisi I Bidang Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika, Luthfi Hasan Ishaq sebagai tersangka korupsi impor daging oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bisa menimbulkan kecurigaan di masyarakat.
Pasalnya, penetapan tersangka itu dilakukan tanpa adanya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan terlebih dahulu.
Meskipun KPK bisa langsung menetapkan tersangka terhadap seseorang yang tertangkap basah melakukan transaksi korupsi, namun Luthfi tidak ada dalam penggrebekan yang dilakukan KPK itu.
Biasanya penetapan tersangka secara langsung kalau tertangkap tangan. Tapi kalau tidak tertangkap tangan jadi aneh kalau langsung tersangka. Karena yang tertangkap tangan ini orang lain.
Sebuah praktek suap dapat dikatakan sebagai tindak pidana apabila baik yang menyuap maupun yang hendak disuap telah mencapai kesepakatan.
Ketika seseorang berencana menyuap, belum tentu yang disuap mau menerima suap. Yang dinamakan suap itu sesuatu yang sudah terjadi.
Jebakan Batman Ahmad Fathanah Untuk PKS
1. Hari ini, hampir semua portal berita disesaki oleh pemberitaan Ahmad Fathanah (AF). Dari kisah playboynya sampai macam2 urusan cashflow.
2. AF adalah seorang calo yang terbiasa deket dengan orang2 parpol. Apapun, oleh AF ini bisa dijadikan duit entah itu pilkada atau urusan proyek.
3. Contoh kedekatan AF dengan petinggi partai lain adalah kedekatan dia dengan Ilham Arief Sirajuddin yang merupakan ketua demokrat Sulsel.
4. Bukti kedekatannya adalah, Ilham Arief Sirajuddin meminta AF untuk memediasi pencalonannya dalam pilkada sulsel dengan pihak PKS.
5. Bukan cuma mediasi. Ilham juga memberikan kepercayaan yang tinggi terhadap AF yaitu menitipkan uang biaya pilkada untuk PKS melalui AF.
6. Beritanya, http://t.co/9WhlA9Pacj. Sepintas tidak ada yang aneh, AF hanya menyalurkan uang dari Ilham ke PKS dengan sebuah cara.
7. Tapi jika anda jeli, kenapa tiba2 muncul transaksi cuci uang dari AF ke DPW PKS di Sulsel? Ada unsur jebakan yang dilakukan AF untuk PKS.
8. Jika AF hanya menyampaikan amanat biaya pilkada, tentu hal ini tidak akan jadi masalah karena uang itu sifatnya dari Ilham, bukan AF.
9. Tapi kenapa uang yang diberikan dari Ilham untuk PKS sekarang berubah menjadi uang hasil kejahatan dan merupakan bagian dari TPPU?
10. Kemungkinannya adalah AF mentransfer/beri uang hasil kejahatannya ke PKS Sulsel sedangkan uang yang dia terima dari Ilham dia kantongi.
11. Kenapa AF tak memberikan uang pemenangan titipan dari Ilham Arief Sirajuddin tersebut langsung secara langsung?
12. Cermati bagian ini, kemungkinannya adalah AF secara tak sadar tanpa maksud apa-apa hanya mentransfer uang yang ada di rekeningnya.
13.Kemungkinan lain adalah AF dengan sengaja mengirimkan uang hasil kejahatannya ke PKS dengan tujuan tertentu agar PKS tersangkut.
14. Karena kesalahan AF ini sekarang PKS secara institusi melalui DPW Sulsel telah tersangkut aliran dana hasil korupsi tersebut.
15. Sedangkan DPW PKS Sulsel hanya mengetahui dana yang diberikan melalui AF adalah dana pemenangan pilkada yang berasal dari Ilham Arif.
16. AF tidak memberikan uang pemenangan dari Ilham Arief Sirajuddin secara langsung, namun menukarnya dengan uangnya.
17. Dengan maksud & tujuan tertentu yaitu memberikan perangkap ke PKS agar tersangkut dalam sebuah masalah hukum yang dia sebagai aktor utamanya.
18. AF adalah calo yang berlindung dibalik nama PKS & bukan mustahil dia juga sering membawa nama partai lain untuk kepentingan pribadinya.
19. Secara nyata, keuntungan ysng dia peroleh dia gunakan buat hura-hura dengan para hareem cantik dengan bayaran tinggi.
20. Maharani, Ayu Azhari, Vitalia Sesha dan terakhir muncul lagi nama seorang perempuan lain yaitu Tri Kurnia.
21. Masing2 menerima 10 jt (Maharani), 20 juta + 1800$ (Ayu Azhari), Jazz+Chopard plus sejumlah uang (Seisha) dan Tri Kurnia yg terima mobil Freed.
22. Gaya hedon AF dengan perempuan2 yang tersangkut dengannya mematahkan dugaan bahwa AF adalah mesin ATM PKS. He works for himself!
23. AF hanya seorang makelar bergaya sosialita yang bekerja untuk memenuhi nafsu pribadinya. Contoh yaitu dihambur2kan untuk perempuan.
23. Jika ada aliran dana terhadap LHI, bukan berarti mereka bekerja sama dalam pencucian uang. Sama sekali tuduhan itu belum bisa dibuktikan.
25. Karena Adik Anis Matta sendiri terima dana sebesar 50 juta perak dari AF sebagai pembayaran dari uang yang pernah dipinjam AF.
26. Bisa jadi pinjaman AF ke Saldi Matta juga jebakan karena untuk sekelas AF dengan uang miliaran di rekeningnya, hanya meminjam uang sekecil itu?
27. Diduga AF sengaja meminjam uang, lalu dibayar memakai uang hasil kejahatan. Targetnya tercapai yaitu pihak lain tersangkut e,g Saldi.
28. Saldi Matta sebagai adik Anis Matta yg teraliri uang korupsi akan dipersepsi menjadi representasi orang PKS yang terima uang haram tersebut.
29. Aliran dana ke LHI menurut PPATK, aliran uang ke PKS Sulsel dan aliran dana ke Saldi Matta akan menimbulkan kesan PKS secara struktural.
30. Permainan AF yang royal terhadap banyak perempuanpun berimplikasi luas menyangkut ke PKS. Padalah istri AF menyatakan AF BUKAN KADER PKS.
31. AF dengan berbagai permainan kotornya telah berhasil mempersepsi publik seolah PKS secara struktural koruptif dan gila perempuan.
32. Terlihat pola yang dilakukan AF untuk menjebak beberapa orang PKS supaya terserat dengan sebuah masalah melaluinya.
33. Kemungkinan beberapa orang yang kena jebakan betmen adalah mereka yg terlampau percaya dengan performance AF
34. Dengan penampilan meyakinkan bak orang kaya, bergaya sosialita dan dipoles dengan mulut manis siapa yang tak percaya dgn profil AF?
35. Anis Matta mengatakan, konspirasi bisa terjadi manakala seseorang terlalu dekat dengan sumur sehingga orang mudah mendorongnya jatuh.
36. Tanpa mengabaikan fakta hukum yang sama2 kita ketahui, upaya penjebakan itu memang ada, bisa dianalisis secara sederhana.
37. Saat orang beramai-ramai mempersalahkan PKS & Misbakhun, kita kader PKS yang tetap pada standing poin bahwa Misbakhun nggak bersalah.
38. Buah dari keyakinan terhadap kasus Misbakhun adalah sebuah contoh yang akhirnya membawa sebuah kemenangan, Misbakhun bebas.
39. Ingat! When everyone is against you, it means you are absolutely wrong or you are absolutely right ~Guinon, Albert~
Keanehan Dalam Pemberian Suap AF-LHI
Pengakuan Elda (bos Indoguna) ke KPK. Elda kenalkan AF ke Indoguna. Elda kenal AF yg mengaku dekat dgn LHI pada September 2012.
Pengakuan Elda: Oktober 2012 ia bertemu AF di acara konfrensi yg membahas langkanya daging di Bali. Usai itu ia kenalkan AF dgn Indoguna.
Dari pengakuan Elda terlihat bahwa jarak waktu indoguna kenal AF dgn OTT (ops tangkap tangan) KPK hanya kurang dari 4 bulan.
Setelah kenal indoguna, tampaknya diminta bantuan AF agar dapat menaikkan kuota impor yg terus turun karena kebijakan swasembada mentan.
Perilaku AF sebagai makelar inilah yg kemudian diikuti KPK sampai OTT terjadi.
Perjalanan AF mencoba membantu indoguna, membuat AF berkali2 mencoba meminta bantuan LHI agar melunakkan sikap mentan suswono.
LHI yg satu sisi diamanatkan orangtua almarhum AF menjaga AF tampaknya kurang tegas menolak permintaan AF. atau AF ngotot krn sudah disiram indoguna.
Pertemuan medan januari 2013 adl upaya AF memperkenalkan indoguna dan elda ke LHI dan Mentan. Namun permintaan naik kuota ditolak.
Inilah yg aneh, kok setelah permintaan naik kuota ditolak, AF diberi uang oleh Indoguna (IU) agar diberikan ke LHI agar bisa diciduk KPK.
Namun bila diperhatikan pengembangan yg dilakukan KPK, keanehan itu terjwb. LHI-AF hanya sasaran antara. Menteri Pertanian lah sasaran utama.
Menteri pertanian sudah ditarget utk jadi tersangka kasus korupsi. Pertanyaannya, bolehkan penegakan hukum dilakukan utk target individu.
Tentu saja tidak boleh. Penegakan hukum yg menargetkan mentan menjadi tersangka adalah kezaliman.
Itu sebabnya penegak hukum harus bisa objektif dlm melihat sebuah pengaduan terhadap mentan dari mafia impor yg kecewa.
Kita mendukung pemberantasan korupsi dimana saja. Namun jgn pemberantasan korupsi justru menjadi perbuatan korupsi itu sendiri krn sponsor.
Oleh karena itu, marilah menjaga KPK dari upaya penunggangan utk kepentingan finansial (importir) dan politisi (jelang pemilu 2014).
Bila KPK tak bisa kita jaga dari hal tadi, maka negeri ini sungguh malang sekali nasibnya.
Pasalnya KPK lah harapan untuk pemberantasan korupsi. Tapi justru kini terancam jadi sumber korupsi karena kita gagal menjaganya.
Dorong lah KPK berani jujur dan objektif dlm memberantas korupsi dan tidak terjebab dlm intrik demi finansial dan politik.
Seperti slogan mereka kepada rakyat; Berani Jujur, Hebat. Maka kita buat pula slogan; KPK Jujur, Bangsa Hebat.
Pemberantasan korupsi tidak boleh ditunggangi untuk kepentingan finansial dan politik individu atau kelompok.
Kasus LHI dan Mentan, jika tidak hati-hati maka akan membuat KPK dilihat rakyat berada dlm posisi sebagai lembaga yg sudah ditunggangi.
Siapakah Sosok AF dibalik Misteriusnya Kasus LHI
1. Misteri Ahmad Fathanah. Dirinya jadi pusat & playmaker dalam sejumlah kasus korupsi Elit PKS.
2. Dimulai dari “tertangkap tangannya” AF ini dlm OTT (operasi tangkap tangan) KPK di Hotel Le Meridien Jakarta. Banyak keanehan2 mencuat pada kasus tsb.
3. Kami sdh pernah bahas banyak keanehan kasus yg lalu menyebabkan Presiden PKS LHI ditangkap dan ditahan KPK. Silahkan cek kultwit kami lg.
4. Atau jika anda mau dapat perspektif lain ..silahkan baca ini >> Keanehan Dalam Pemberian Suap AF-LHI http://t.co/N7rEMMevDg
5. Kami selalu coba lihat kasus LHI & elit PKS ini secara objektif dan out of the box. Ada bbrp alasan kami bersikap demikian.
6. Pertama : munculnya sosok AF di tengah2 pusaran kasus korupsi elit PKS ini SANGAT PANTAS dicurigai, diselidiki dan dibongkar tuntas.
7. Ahmad Fathanah ini sebelumnya pernah juga hampir berhasil menjebak dan menyeret LHI ke penjara terkait dgn proyek kerjasama mereka dgn Telkomsel.
8. Untungnya, kasus tsb berhasil dipetieskan di Polda Metro shgga LHI dan HNW (saat itu ketua MPR) yg mau diseret2 keterlibatannya, selamat.
9. Setelah 3 thn senyap. Tiba2 nama AF ini muncul lagi. Dlm kasus suap impor daging yg akibatkan LHI ditahan dan PKS gonjang-ganjing.
10. Kecurigaan bhw AF adlh “agen” yg ditanam di lingkungan PKS semakin merebak karena modus, record, motif & konstelasi politik RI saat ini.
11. Modus : AF selalu hadir/ada dlm setiap pusaran kasus korupsi PKS yg terungkap. Perannya : sbg pengumpan agar elit PKS terjerat.
12. Modus berikutnya : setiap kasus terkait AF selalu “dibumbui” dgn cerita2/kisah keterlibatan wanita yg dikesankan sbg pelacur, piaraan dsj.
13. Dengan modus ini AF atau mastermind-nya yg menjadi “majikan” AF berharap “kerusakan/kehancuran” atau daya rusak thdp PKS menjadi maksimal.
14. Bobot daya rusak ini ditambah lagi dgn “invisible hand” yg mengendalikan sejumlah media utk terus2an bangun opini negatif thdp PKS.
15. Apa motifnya? Ada 2 motif disini. Motif AF dan motif Majikan AF. Motif AF mudah dibaca dgn pelajari track recordnya.
16. AF atau dulu dikenal dgn nama Ahmad Olong (AO) pernah ditangkap krna tuduhan menyelundupkan 353 WNA mayoritas Irak ke Australia.
17. AF alias AO ini ditangkap di Thailand dan diekstradisi ke Australia dan kemudian menghadapi ancaman hukuman 20 thn atau seumur hidup.
18. Namun, sedikit org yg tahu apa yg sebenarnya terjadi pada diri AF saat dan pasca dijatuhi hukuman oleh pengadilan Australia itu.
19. Kita tdk tahu knp AF yg hrsnya jalani vonis 20 thn di penjara Australia, tiba2 muncul di Indonesia, seolah2 tanpa ada masalah apapun.
20. Dalam dunia politik, sangatlah biasa/umum jika tiba2 saja seorg tahanan dilepas meski masa hukumannya masih sangat lama.
21. Pembebasan tsb tanpa mekanisme grasi, amnesti atau abolisi. Melainkan melalui “deal2 khusus” yg disepakati Napi itu & pihak “tertentu”.
22. Hampir dapat dipastikan AF keluar dari Penjara Australia karena adanya “deal khusus” ini. Siapa pihak tertentu yg “bebaskan” AF?
23. Analisa siapa pihak tertentu tsb nanti kita bahas. Kita analisa saja dulu misi dan “user” AF saat ini. Mudah dibaca & dicermati.
24. Dari modus dan track record AF, lalu dikaitkan dgn konstelasi politik RI saat ini, kita dapat tebak pihak mana yg “diuntungkan” oleh AF.
25. Misi AF sangat jelas : MENGHANCURKAN PKS melalui isu korupsi, amoral (wanita2 tak jelas itu sbg senjata) dan pembentukan persepsi publik.
26. Siapa yg paling diuntungkan dgn semua “prahara” yg disebabkan AF ? 1) Istana & PD 2) pihak2 yg terlibat korupsi Century 3) partai2 lain.
27. SBY & RING 1nya sdh lama sangat kesal dgn PKS. Meski PKS adalah mitra koalisi, tapi PKS tetap kritis thdp SBY & kasus2 korupsi istana.
28. PKS tercatat sbg inisiator pembongkaran korupsi Century & rencana pansus Mafia Pajak yg nyaris menjatuhkan kekuasaan SBY & Budiono.
29. Kemarahan SBY and his gank thdp PKS sebenarnya sdh diubun2. Tdk tertahankan. PKS selalu jadi ancaman bagi SBY-Budiono -PD - sekutu2nya.
30. Namun, bukan SBY namanya jika tdk tahu cara menjatuhkan atau menghancurkan PKS secara elegan. Beliau ahli strategi. Jenius dlm siasat.
31. Meski PKS sdh menjelma jadi anak nakal di mata SBY, “hukuman” thdp PKS yg kelihatan di mata publik selalu “terarah & terukur”.
31. Meski nyaris kalah dlm voting usulan Pansus Mafia Pajak, SBY hanya menghukum ringan PKS dgn mencopot 1 menteri PKS saja. Kamuflase.
33. Disisi lain, SBY diam2 bangun “deal2 khusus” dgn Gerindra yg sdh berkhianat di voting Pansus Mafia Pajak DPR dgn menyebrang ke kubu SBY.
34. Banyak pihak yg heran ketika SBY “tidak berikan kompensasi” apapun atas jasa pengkhianatan Gerindra pada voting Pansus Mafia Pajak tsb.
35. Bagi kami hal itu hny memperjelas posisi Gerindra sbg “partai oposisi seolah2” yg pny ruang gerak yg bebas menyelusup ke “musuh2 SBY”
36. Kembali ke AF. Ketika PKS lengah thdp ancaman yg mengintai, disanalah AF sbg “NOC” alias “agen tidur” dibangunkan utk misi khusus.
37. Mari kita lihat rangkaian skenario yg dijalankan. LHI dijemput paksa saat SBY “kebetulan” berada di pesawat otw ke Timur Tengah.
38. Sangat kentara/vulgar/kasat mata, upaya penjemputan paksa dan penahanan LHI itu oleh KPK. HARUS MALAM ITU JUGA. Pdhl LHI tdk kena OTT (operasi tangkap tangan).
39. Kenapa treatment atau perlakuan KPK thdp LHI itu berbeda dgn TSK2 korupsi lain yg tdk terkena OTT? Knpa harus ditahan malam itu juga?
40. Kami dulu sdh pernah membahas tuntas motif dan tujuan KPK tsb. Intinya : agar PKS tidak bisa tekan/lobi SBY utk selamatkan LHI!
41. SBY punya alibi. Dia sdg di pesawat. Tak bisa terima telpon dari Ketua DS PKS yg selama ini hotline dgn SBY.
42. Ketika LHI sdh TSK dan sdh meringkuk di tahanan KPK, meski ditekan habis oleh Ustd Hilmi, SBY bisa mengelak dgn katakan : TDK BISA LAGI.
43. Keanehan berikutnya adalah : OTT KPK pada AF TIDAK DIKETAHUI oleh Abraham Samad selaku ketua KPK. Ini operasi Bambang Widjojanto (BW) sendiri. Why? Kok?
44. SBY dan BW punya “kepentingan atau benang merah” yg sama jika dihadapkan dgn isu korupsi Century. Mereka berdua TDK MAU kasus ini TUNTAS.
45. Disisi lain, pimpinan KPK yg paling ngotot mau tuntaskan kasus korupsi Century via jalur hukum adalah Abraham Samad.
46. Plus, Samad dikenal dekat dgn PKS via senior dan mentornya yg tokoh PKS : Tamsil Linrung. ketua KPK ini juga sebelumnya dikenal “Pro PKS”
47. Untuk memastikan operasi penghancuran PKS (dan juga partai2 lain) via tangan KPK, Samad harus dilumpuhkan secara total. Dia penghalang.
48. Entah karena “kebodohan” atau jebakan2 yg dibuat khusus utk Samad memang sangat canggih. Samad pun akhirnya tumbang. Skrg jd “ayam sayur”
49. Bagi SBY dan PD, tidak ada jalan lain utk selamatkan PD dan masa depannya kecuali dgn menghancurkan partai2 lain sehancur2nya, via KPK.
50. Pertanyaannya? Dari mana atau siapa yg mengoper AF yg “asset” pihak/negara tertentu tsb agar bisa dimanfaatkan istana?
51. Kisah AF ini msh panjang. Targetnya hancurkan PKS jg blm maksimal. Nanti kita buka, sejelas2nya.
Mudahnya Untuk Mengetahui Kasus LHI Di KPK
1. Sebenarnya tak susah untuk tahu janggalnya kasus LHI yang diusut KPK.
2. Pertama KPK persangkakan LHI terima suap. Pasal 5, 11 dan 12 UU Tipikor.
3. Bukti yang digadang2kan KPK lewat bocoran ke media adalah ada rekaman sadapan.
4. Ternyata belakangan rekaman itu tidak ada seperti pengakuan KPK sendiri.
5. Pertemuan Medan yang disebut2 utk suap kuota impor. Ternyata juga pepesan kosong.
6. Di sana bukan soal suap tapi adu data antara mentan dengan asosiasi importir.
7. Mentan bilang persediaan daging cukup dan kuota tak perlu naik. Asosiasi minta kuota naik.
8. Mentan menolak permintaan menaikkan kuota. Fakta data, kuota turun.
9. Awalnya KPK menggambarkan lewat bocoran ke media, pertemuan Medan begitu hebat.
10. Bocoran itu menciptakan interprestasi seakan dihadiri LHI-Mentan dan Indoguna sekaligus.
11. Fakta yang terungkap ternyata beda. LHI-Mentan-Indoguna tak ketemu bersamaan dlm satu pertemuan.
12. Inilah kasus suap pertama yang membuat KPK buntu, padahal katanya tangkap tangan.
13. Penyebab buntunya karena LHI tak tertangkap tangan. Uang AF tak pernah sampai ke LHI.
14. Ini yang kami sebutkan perbedaan penampilan KPK dlm kasus LHI dengan kasus suap lain.
15. Dalam kasus LHI yang tertangkap tangan adalah AF, makelar yang diasumsikan suruhannya LHI.
16. Kami dr awal amat yakin KPK tak punya sadapan percakapan LHI-AF soal suap.
17. Walau KPK lewat media yang digalang Johan Budi, membuat kesan bahwa rekaman itu ada.
18. Mengapa kami dari awal tak yakin. Sebab jika memang ada rekaman itu, KPK pasti menunggu uang suap mengalir dulu ke LHI.
19. Setelah itu baru tangkap tangan. Dan pembuktian gampang. Tidak perlu ruwet begini. Ada apa sebenarnya dibalik kasus LHI?
20. Faktanya tidak. AF terpaksa diciduk krn ada tanda2 uang itu memang bukan untuk LHI. Sekali lagi ada apa sebenarnya dibalik kasus LHI?
21. Kami sudah tuitersangkaan banyak kasus suap lain yang ditangkap oleh KPK.
22. Bagaimana KPK bisa menunggu berhari2 hingga uang suap akhirnya diterima penyelenggara negara.
23. Kasus James Gunarjo-Tommy Hindratno, suap PT. Bhakti Investama pada pegawai pajak misalnya. Uang sudah dibawa kurir selama tiga hari.
24. KPK sabar menunggu sampai mengalir dari kurir ke Tommy. Mengapa? KPK sangat yakin bakal mengalir ke Tommy karena ada sadapan.
25. Sedangkan AF yang diasumsikan KPK sebagai kurir LHI, justru tidak ditunggu KPK sampai AF bawa uang ke LHI. Mengapa?
26. Karena KPK tak yakin uang bakal sampai ke LHI. Sebab tak ada sadapan sebagai penuntun. Sumber kami di KPK juga membenarkan soal ini.
27. Bingung buktikan LHI terima suap, KPK pake jurus kedua. Jurus klasik polisi dan jaksa. Ingat, petugas KPK berasal dari kepolisian dan kejaksaan juga.
28. Rusak karakter LHI dengan tersangka pencucian uang. Bikin sebanyak2nya pasal tuduhan. Toh masyarakat juga banyak tak mengerti.
29. Kami berdiskusi dengan banyak pakar dan penegak hukum senior. Bagaimana bisa LHI menjadi tersangka pencucian uang?
30. Apa pidana pokoknya sehingga dituduh melakukan tindak pidana pencucian uang?
31. Pidana pokok yang mungkin, ya suap tadi. Bukti suap tak ditemukan, malah pindah sangkaan pencucian uang.
32. Lihat pasal cucian uang: menerima uang yang diduga diketahui hasil tindak pidana.
33. Konstruksinya, LHI menerima uang yang diduga diketahui oleh LHI sebagai hasil tindak pidana.
34. Tindak pidana apa? Ya tindak pidana suap yang tak bisa dibuktikan tadi.
35. Lho bagaimana membuktikannya? Apa pakai sulap?
36. KPK bila ditanya soal ini menjawab nanti dibuktikan di pengadilan. Sebuah jawaban yang klasik.
37. Kami menduga, penetapan tersangka pencucian uang adalah strategi KPK mengulur waktu kasus LHI. Istilah lainnya seperti digoreng-goreng lah.
38. Sambil meluncurkan duluan kasus Arya-Juard Effendi pengusaha yang menyuap AF uang 1milyar ke penuntutan dan terus ke pengadilan.
39. Sebab waktu sudah mepet. Tersangka ditahan dan ada batas waktu kewenangan penyidik menahan.
40. Jadi perkara Juard-Arya, pemberi uang ke AF, diadili dulu di pengadilan tipikor.
41. Goreng2an kasus LHI ala KPK di penyidikan ini akan dijadikan alat tekan berupa opini kepada hakim yang memeriksa kasus Arya-Juard.
42. Agar perkara Juard-Arya yang diperiksa hakim di pengadilan terpaksa dinyatakan terbukti.
43. KPK menurut kami tak peduli lamanya Arya-Juard dihukum, yang penting terbukti.
44. Bila Arya-Juard terbukti menyuap LHI maka LHI otomatis di pengadilan nantinya terpaksa terbukti juga.
45. Untuk bisa memahami tuits kami ini soal strategi KPK. Lihatlah kasus anggodo.
46. Buang dulu prasangka ke Anggodo seperti gambaran pers. Anggodo dituduh menyuap. Kita bicara hukum saja.
47. Mari kita merenung. Siapa yang disuap Anggodo sebenarnya? Bibit-Chandra atau Ari Muladi.
48. Bibit-Chandra tidak. Faktanya. Keduanya tak diadili. Ari Muladi. Siapa Ari?
49. Pejabat negara? Bukan. Swasta. Persis seperti AF, bukan pejabat negara.
50. Tapi tekanan opini yang digalang Johan Budi membuat Anggodo jadi musuh bersama.
51. Ada tak ada yang disuapnya, pokoknya harus terbukti suap, karena duit kakaknya (Anggoro) sudah keluar.
52. Oh ya, sekedar mengingatkan, duit suap itu milik Anggoro, kakak Anggodo.
53. Faktanya hakim menyatakan Anggodo terbukti menyuap. Siapa yang disuapnya? Hantu?
54. Balik ke kasus LHI. Perkara Arya-Juard akan juga dipaksakan terbukti menyuap LHI.
55. Kami diskusi dengan para penegak hukum senior. Mereka punya kesimpulan sama.
56. Banyak yang aneh dalam kasus LHI. Mereka juga bilang LHI dan kasus sprindik Anas Urbaningrum adalah pertaruhan besar KPK.
57. Bila LHI tak terbukti nantinya di pengadilan, KPK bisa kehilangan kredibilitas.
58. Sebab, kata mereka, bila ternyata KPK terbukti mengkriminalisasi LHI akan muncul arus balik besar ke KPK.
59. Ini sebabnya KPK akan mati2an membuktikan Arya-Juard. Main kotor bila perlu.
60. Sekian tuits ini, sambil kita tunggu perkara Arya-Juard. semoga cepat masuk pengadilan.
61. Agar kita tahu dan menguji dugaan kita dengan melihat kasusnya di pengadilan yang sudah terbuka.
Siapa Ahmad Fathanah?
Dalam kasus suap daging sapi impor yang telah membawa Luthfi Hasan Ishaaq sebagai pesakitan, mencuat nama Ahmad Fathanah alias Achmad Olong alias Hadi Achmadi.
Lantas siapa dia? Bagaimana sepak terjangnya?
1. Olong, pernah masuk penjara Bangkok, diesktradisi ke Australia, Berrimah Darwin. http://www.abc.net.au/news/2008-08-29/ashmore-reef-people-smuggler-pleads-guilty/493570
2. Pada 1999 Olong tertangkap di Bangkok-Thailand oleh pihak Australia dengan dugaan mafia human trafficking.
3. Achmad Olong lalu ditahan lima tahun, dari ancaman 20 tahun. Kenapa? Karena dia mau kerjasama dengan federal Australia.
4. Setelah keluar dari penjara Darwin tahun 2004 dengan “persyaratan federal”, tahun itu pula langsung mendekati PKS, via Luthfi Hasan.
5. Achmad Olong disebut media The Age Australia sebagai the”number one people smuggler in Indonesia at the time”.
6. Baca soal rekam jejak Achmad Olong dalam penyelundupan manusia di The Age. http://news.theage.com.au/breaking-news-national/accused-people-smuggler-a-refugee-20100601-wuyx.html
7. Baca juga soal jejak Achmad Olong di The West Australian disini >> http://au.news.yahoo.com/thewest/a/-/breaking/7328350/iraqi-man-on-trial-for-people-smuggling/
8. Di berita ini, Olong disebut pernah ditahan di penjara Berrimah Darwin >>http://beritasore.com/2009/07/16/dubes-ri-di-australia-harapkan-keadilan/
9. Misi I menjebak Lutfi gagal, butuh bertahun2 Olong untuk mendekat ke Lutfi lagi.
10. Tahun 2009, ada celah Olong mendekati pejabat PKS, salah satunya lewat kementerian pertanian.
11. Australia sangat marah karena kuota sapi Impor dari negerinya dikurangi Indonesia. Australia stop Ekspor Sapi ke RI. http://nasional.news.viva.co.id/news/read/225393-australia-stop-impor–sapi-bali-sensus-ulang
12. Indonesia memanfaatkan peternak lokal untuk mencukupi kebutuhan sapi nasional dan ternyata cukup.
13. Tahun 2011-2012 adalah tahun ketegangan Diplomasi Sapi RI-Australia. http://www.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/12/07/13/m73fmm-diplomasi-sapi
14. Australia melihat bahwa hambatan perdagangan sapi disebabkan oleh menteri pertanian yang berasal dari PKS.
15. Akhirnya Australia pakai semua cara untuk buat perhitungan dengan PKS. Mulai dengan mengintimidasi Rumah potong Hewan. http://www.tempo.co/read/news/2013/02/15/090461473/Ini-Penyebab-Kelangkaan-Daging-Sapi-di-Jakarta
16. Dengan intimidasi Australia kepada rumah potong hewan, otomatis sapi lokal tidak bisa dipotong, sehingga daging sapi langka, padahal sapi lokal banyak.
17. Intimidasi Australia ini, membuat masyarakat resah karena harga daging tinggi, daging sangat langka dipasaran.
18. Rakyat otomatis menilai kerja dari menteri pertanian tidak becus, menteri pertanian dihujat.
19. Tidak berhenti sampai disitu, Australia ternyata mengirim Olong untuk menjebak LHI, Hilmi & PKS, setelah membujuk beberapa tahun.
20. Berita Presiden Islamic party di Indonesia yang tertangkap karena suap menjadi headline di beberapa media Australia. Olong sukses!
KPK "Pusing" dengan PKS
Luthfi Hasan Ishaq (LHI) sudah terlanjur ditangkap dan dijadikan tersangka dalam dugaan kasus suap import sapi. Tapi bagaimana membuktikannya? Sepertinya ini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum bisa diselesaikan oleh KPK.
Kalau dituduh menerima suap? LHI belum dan tidak menerima uang suap dari Ahmad Fathanah yang katanya akan diberikan kepadanya. Bila dituduh ada bukti percakapan antara LHI dengan Menteri Pertanian, dimana pembicaraan itu diduga bisa mempengaruhi Menteri Pertanian ternyata dibantah sendiri oleh ketua KPK Abraham Samad.
Soal isi pertemuan Medan, yang diduga awalnya sebagai kesepakatan soal suap import sapi ternyata isinya hanya adu data tentang ketersediaan sapi di dalam negeri. Jadi apa ya alasan untuk membenarkan LHI dijadikan tersangka dan dipenjara?
Kalau kaitannya dengan kewenangan, disangka mempengaruhi Mentan karena kewenangannya. LHI bukan anggota DPR yang membidangi pertanian jadi tidak bisa dianggap menyalahgunakan kewenangan dan kekuasaan. LHI berada di komisi I mengurusi pertahanan, intelijen, luar negeri dan komunikasi-informatika bukan pertanian dan perdagangan.
Kalau disangka adanya dugaan kerugian negara, bukankah Mentan sudah menyatakan bahwa tidak ada perubahan kuota import sapi. Keputusan import sapi pun harus berkoordinasi dengan lintas departemen dimana Menko Ekonomi yang mengambil keputusannya.
Oleh karena itu, tiba-tiba saja Taufik Ridha, Sekjen PKS, dipanggil ke KPK hanya untuk meminta penjelasan tentang AD/ART PKS. Baru kali ini, terdengar KPK mememinta AD/ART sebuah lembaga bukan negara atau bukan milik negara dalam penyelidikan kasus-kasus korupsi.
Lalu, apa hubungannya AD/ART sebuah lembaga non negara dan bukan milik negara dengan KPK? padahal AD/ART merupakan aturan main sebuah organisasi itu sendiri?
Bila PKS ini merupakan lembaga Negara atau milik Negara semisal PLN atau Pertamina maka wajar saja bila KPK meminta penjelasan tentang AD/ART sebuah organisasi karena yang dicari oleh KPK adalah kerugian Negara atau perbuatan melawan hukum yang ditetapkan oleh Negara.
Namun PKS adalah parpol yg merupakan lembaga non negara dan bukan milik negara, sehingga AD/ART merupakan aturan main sebuah organisasi, maka yang menghukum anggota dari sebuah organisasi adalah badan atau lembaga yang dibentuk oleh organisasi tersebut.
Bila LHI salah secara organisasi (partai), bukankah LHI sudah secara sukarela mengundurkan diri dari Presiden PKS dan sudah digantikan oleh Presiden yang baru?
Memang unik perjalanan kasus dugaan suap import sapi ini.
5 Indikasi Kejanggalan Kriminalisasi LHI oleh KPK
Tuduhan yang menerpa Luthfi Hasan Ishaaq anggota Komisi I DPR, dinilai berbagai kalangan sangat janggal. Tak pelak hal ini dianggap sebagai kriminalisasi LHI untuk tujuan tertentu.
Kejanggalan PERTAMA, yaitu ketika awal berita penangkapan muncul isu di berbagai media bahwa yang ikut ditangkap adalah supir Menteri Pertanian, Suswono. Ternyata dibantah sendiri oleh Suswono setelah mengklarifikasikan hal ini ke KPK.
Kejanggalan KEDUA, adalah bahwa yang mau disuap adalah anggota komisi IV DPR dari PKS. Lalu ternyata sekarang menjadi Luthfi Hasan Ishaaq yang merupakan anggota Komisi I DPR. Komisi IV adalah komisi yang salah satunya membidangi pangan. Sedangkan Komisi I adalah komisi yang membidangi Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika.
Kejanggalan KETIGA, jika berkaitan dengan daging impor, dan tudingannya diarahkan bahwa LHI bisa mengatur Mentan yang notabene kader PKS, jelas salah alamat. Pasalnya Mentan tidak mengatur impor daging. Quota impor daging yang mengatur adalah Kementerian Perdagangan. Apakah LHI bisa mengatur Menperindag yang notabene orang SBY?
Kejanggalan KEEMPAT, disebutkan bahwa ada upaya penyuapan. Padahal yang bersangkutan tidak menerima uang tersebut. Hanya disebutkan bahwa uang itu baru akan diberikan untuk LHI. Apakah adil orang yang berupaya mau disuap dijadikan tersangka? Padahal dia bisa jadi tidak tahu ada upaya itu. Dan apalagi tidak menerima uang tersebut.
Kejanggalan KELIMA, penetapan tersangka kepada LHI oleh KPK tanpa didahului oleh pemeriksaan. KPK memang bisa langsung menetapkan tersangka terhadap seseorang yang tertangkap basah melakukan transaksi korupsi, namun LHI tidak ada dalam penggrebekan yang dilakukan KPK itu. Lalu mengapa tiba-tiba LHI – tidak kurang dari 12 jam – langsung ditetapkan menjadi tersangka tanpa ada pemeriksaan sebelumnya? Berbeda dengan kasus-kasus lain yang bisa bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.